Ular merupakan kelompok reptilia yang tidak berkaki dan berbadan panjang yang tersebar luas di dunia. Secara ilmiah, semua jenis ular dikelompokkan dalam satu subordo yaitu Serpentes dan juga anggota ordo Squamata (reptil bersisik), bersama dengan kadal.

Namun, ular (Serpentes) sendiri termasuk dalam cabang (clade) Ophidia, yang merupakan kelas reptil dengan atau tanpa kaki, tubuh panjang, dan secara fisiologis sangat berbeda dengan kadal.

BACA JUGA :

Nah, Dibawah ini adalah ulasan 5 Jenis Ular Yang Berbahaya Dan Tidak Berbahaya :

5 Ular Yang Paling Bahaya Di Dunia

1.Pit Vipers – Ular Mura

Ular berbisa besar ini bisa tumbuh hingga 4 meter panjangnya. Kemampuan khusus mereka adalah menyerang dari atas pohon secara tiba-tiba. Mur, juga dikenal sebagai pit viper atau bandotan squeak (bahasa Inggris: “pit viper”), adalah anggota suku ular berbisa (Viperidae). Ular ini dikelompokkan berdasarkan adanya organ berongga yang terletak di antara mata dan lubang hidung yang berfungsi sebagai sensor panas atau pengukur suhu alami. Ada sekitar 151 spesies, 54 spesies berada di Asia, dan komunitas terbesar dari 97 spesies ada di Amerika dan merupakan satu-satunya kelompok ular berbisa yang tersebar di Amerika. Contoh ular yang termasuk dalam kelompok ini adalah ular derik.

2.Anaconda

Hewan paling terkenal dan ikonik di hutan Amazon tidak asing lagi. Anaconda adalah ular yang sangat besar, beratnya mencapai 100 kg atau lebih, dan panjangnya mencapai lebih dari 6 meter. Ini agak lambat di darat, tetapi bisa bergerak cepat di air. Meski tidak beracun, kekuatan mereka bisa mencekik babi hutan, jaguar, dan terkadang manusia hingga mereka berhenti melawan.

3.Ular welang (Banded Krait)

Ular welang bandit hidup di berbagai habitat, termasuk hutan, lahan pertanian, dan daerah pesisir. Mereka sering ditemukan di dekat air. Ular botak tidak berbulu memakan tikus, kadal, dan vertebrata lainnya, termasuk ular lainnya. Penampakan ular yang sulit dipahami ini jarang terjadi. Meskipun beracun, ia tidak menunjukkan temperamen agresif di siang hari. Mereka lebih aktif dan berpotensi lebih berbahaya di malam hari.

4.Ular Air Pelangi (Rainbow water snake)

Genus Enhydris memiliki lebih dari 20 spesies, yang sebagian besar ditemukan di Asia Tenggara. Kisaran beberapa spesies meluas ke bagian India, Cina selatan, New Guinea, dan Australia.

Ular pelangi, yang secara ilmiah dikenal sebagai Enhydris enhydris, hidup di habitat air tawar, termasuk rawa, kolam, dan persawahan. Ular ini merupakan jenis ular berbisa dengan kaki berbisa yang terletak di bagian belakang rahang atas. Spesies ini memakan ikan, tetapi juga dilaporkan memakan amfibi dan vertebrata kecil lainnya.

Ular-ular ini paling baik diidentifikasi dengan dua garis pucat yang melintasi tubuh dan ekor di kedua sisi tulang belakang: kedua garis ini bertemu di mahkota. Tubuh berwarna coklat sedang sampai coklat kehijauan, dan kepala dan leher umumnya lebih berwarna zaitun daripada tubuh. Perutnya pucat dengan garis coklat muda di tengahnya.

Kepala jauh lebih sempit daripada tubuh yang tebal dan relatif rata. Kotak lendir. Mata kecil dan terletak di bagian atas kepala, dan lubang hidung berada di atas paruh. Ekornya relatif pendek dan memotong dengan cepat.

Di Asia Tenggara, Ular Air Pelangi dapat ditemukan di Burma, Thailand, Vietnam, daratan Malaysia, Singapura, Sumatera, Kalimantan dan Jawa. Itu terdaftar di luar wilayah di India timur dan negara-negara sekitarnya dan di Cina selatan.

5.Ular Kepala Dua (Cylindrophis ruffus)

Ular ini adalah spesies dataran rendah, umumnya lebih menyukai rawa, habitat hutan, tetapi juga dapat muncul di daerah pertanian yang terganggu. Ular berkepala dua memakan ular dan belut lainnya dan merupakan perenang yang baik. Ular jenis ini adalah ular yang tidak berbisa dan tidak berbahaya.

Tubuhnya gelap tetapi berwarna-warni, dengan pita lebih terang yang tidak jelas. Ekor tumpul memiliki warna kemerahan yang muncul saat terancam. Biasanya ada pita yang lebih ringan di bagian belakang leher. Ada pola garis-garis pucat dan bercak tidak beraturan di bagian bawah. Kepalanya pendek dan tumpul, lebarnya sama dengan tubuhnya, dan matanya kecil.

Jadi itulah jenis ularnya, Tetapi sebaiknya jika kamu bertemu dengan ular berjenis apapun sebaiknya di hindarkan saja.

Terima kasih dan semoga bermanfaat.

BACA JUGA : travelersresthotel.com

Bermain Poker Online Mobile Terbaru