Permainan Sabung Ayam Populer

Permainan Sabung Ayam Populer post thumbnail image

Permainan Sabung Ayam Populer – Sabung Ayam ialah suatu hal yang tidak asing untuk banyak orang khususnya masyrakat Indonesia. Pastinya sudah sangat sering dengar kata itu, bahkan juga sempat juga menyaksikan beberapa orang di desa halaman di mana saya dilahirkan lakukan Sabung Ayam sebagai bagain dari adat daerah.

Yang saya ingat – dulu dikampung, beberapa kumpulan pria deawasa dan bapak-bapak bergabung pada hari tertentu sama sesuai agenda aktivitas mereka mengadu ayam. Sabung ayam diawali di sore hari terlepas waktu Ashar.

Permainan Sabung Ayam Populer Di Indonesia

Saat saya kecil, event ramainya beberapa orang bergabung dalam ajang sabung ayam ialah hal yang membahagiakan. Untuk saya – saat itu, bukan kasus sabung ayamnya yang waktu itu kurang memahami bagaimana ketentuan terangnya, tapi mendapat uang logam hasil saweran beberapa sodagar daerah yang kaya ialah sasaran khusus.

Saweran. Ya adat saweran ialah bagain dari kebersama-samaan yang hebat masyarakat daerah. Dari uang recehan sampai lembar nominal besar ada di selang berjalannya Sabung Ayam. Tidak itu saja, pada acara besar peringatan tujuh belas agustusan juga tempat Sabung Ayam ialah ajang yang di nantikan tunggu selainnya lomba lomba rakyat yang lain. Karena bila pada gelaran peringatan HUT Kemerdekaan itu selainnya saweran ada beberapa kudapan daerah yang berasa spesial. Seakan tidak ingin kalah dari rekan teman seumuran saat kecil dulu, saya selalu segera lebih cepat tiba ke tempat Sabung Ayam.

Acara Sabung Ayam Online Uang Asli

Sekarang, 20 tahun berakhir, dan saat sekarang saya di pekerjaankan dalam suatu kecamatan namanya Binuang, tempat Sabung Ayam kembali saya temui.

Saat sore mendekati. Saat masalah pekerjaan tersudahi. Opik – demikian dia sering saya panggil – kenalan dekat saya saat di Binuang, sering bercerita beberapa hal hebat sekitar Binuang yang dia mengetahui. Binuang tidak cuman kecamatan di Kabupaten Tapin – Kalimantan Selatan saja, tapi banyak memiliki cerita. Nach, salah satunya cerita yang Opik sering berikan ke saya adalah mengenai Tempat Sabung Ayam.

Memikat buat saya katakan, karena Sabung Ayam yang saya saksikan secara langsung – karena ajakan Opik, ada beberapa macam. Dimulai dari Sabung Ayam kelas beberapa juragan kaya raya di Kalimantan Selatan sampai Sabung Ayam sebagai selingan rakyat biasa di dusun desa, bahkan juga ada juga Sabung Ayam yang disebut tempat Judi dengan setting-an ala-ala kandungan tetapi nilai nominal uang taruhan capai juta-an rupiah.

Satu kali, Opik bawa saya dengan motornya ke sebuah gudang. Awalnya Opik sudah berikan ke saya jika akan menyaksikan Sabung Ayam. Demikian sampai di lokasi yang Opik tujuan. Saya tidak menyaksikan ada situasi Sabung Ayam disana. Cuman gudang kayu yang berdiri kuat dengan 2 mobil tipe pick up pengangkut barang terparkir dimuka gudang. Dan ada sebuah pos seperti pos satpam, tetapi rupanya cuman pos biasa yang tidak ada isi apa apa. Bahkan juga tidak ada satpamnya. Pada bagian dalam dari gudang malah yang memikat. Macam rupa pria pria bergabung, sama-sama berteriak dan meng-elu-elu-kan ayam jagon mereka. Sebuah tempat pertempuran terpajang di depan saya.

Tidak ada yang spesial. Jikapun ada taruhan cuman taruhan simpel.

Di lain kali, Opik bawa saya ke pusat perkotaan di Banjarmasin. Semenjak keberangkatan Opik tidak pernah bercerita mengenai Sabung Ayam. Dia cuman sampaikan akan bawa saya menyaksikan sebuah acara besar. Saya juga tidak pernah menanyakan. Karena setiap diajak ke pusat perkotaan saya cukup berbahagia. Tidak perlu lah yang lain.

Sesudah datang di pusat perkotaan Banjarmasin, Opik bawa kendaraan ke sebuah komplek perumahan. Tidak ada yang spesial menurut saya, cuman komplek perumahan biasa. Kelihatan dari wujud bangunan tempat tinggal sampai beberapa orang yang hilir mudik terlihat simpel. Jikapun ada kendaraan individu cuman beberapa. Dalam suatu jalan dekat sama kelompok pedagang jajan gerobak Opik hentikan mobilnya. Dia ajak saya ikutinya.

Saya dibawa masuk sebuah rumah dengan gerbang kuat dan tinggi. Jauh di atas tinggi badan saya. Pada bagian halaman muka rumah terparkir bermacam merk mobil mobil ber type terkini dan cukup kekinian. Saya menduga jika pemilik rumah tentu orang kaya.

Antiknya, Opik tidak masuk rumah lewat pinta depan seperti orang bertamu. Dia justru ajak saya masuk melalui pintu samping yang berukuran pintunya lebih kecil sampai saya harus tundukkan kepala supaya bisa lewat pintu itu. Selanjutnya kami lewat lorong yang lumayan luas. Saya sempat menyaksikan ada sisi dapur dan mesin pencuci di dekat lorong.

Kurang lebih 10 mtr

Berjalan pada lorong kami datang di bentangan tanah yang luas. Seperti halaman belakang sebuah rumah. Ada beberapa pohon mangga komplet dengan buahnya yang berjuntaian. Yang memikat mata saya bukan mangga yang berbuah dengan lebatnya tapi malah situasi di halaman yang banyak pohon mangga itu.

Disitu saya saksikan bapak bapak berpembawaan perlente di sejumlah pojok lantas ada juga tipikal bapak bapak pesuruh yang bawa membawa ayam dengan bingkisan terbatas seperti ayam berharga beberapa puluh juta rupiah. “tiap yang perlente itu boss, dan mereka bawa ayam yang dibawa oleh anak buah mereka masing-masing. Sebentar kembali pertempuran Sabung Ayam kelas tinggi diawali.” Sebut Opik 1/2 berbisik mengarah ku.

Kadang-kadang Opik menegur beberapa bapak bapak berpenampilan necis dalam bahasa ciri khas Banjar. Saya juga sedikit memahami tujuannya. Kelihatannya Opik sedang membaur dengan semuanya yang berada di tempat. Karena semenjak kehadiran kami barusan beberapa mata terlihat berprasangka buruk. Karena mungkin diri saya asing untuk mereka atau mereka takut saya memata-matai mereka.

“tidak boleh mem-foto apa saja di sini. Taruh HP mu!.” Opik mengingati. Ini kali volume suaranya cukup tegas dan benar-benar kedengar kasar di tellinga saya. Saya meng-iakan dengan anggukan.

Sejauh acara, saya cuman memperhatikan

Tidak mem-photo-photo seperti rutinitas saya umumnya. Pilih menyaksikan bermacam beberapa hal yang belum pernah saya saksikan awalnya. Bagaimana rumah yang terlihat mengagumkan saja justru pada bagian dalam sedang berjalan sebuah gelaran Sabung Ayam yang bertaraf besar.

Kadang-kadang saya mengerjibkan mata menyaksikan lembar uang 100 ribu rupiah dalam timbunan banyak berada di sebuah meja yang dijadikan sebagai uang taruhan. Yang menang pastilah akan kaya tiba-tiba. Yang kalah juga tentu rugi besar. Ada elemen judi di Sabung Ayam kelas tinggi ini. Judi yang saya mengetahui menggunakan kartu remi sekarang tidak itu saja.

Sabung ayam jadi alat

Ayam ayam yang kuat dan bisa menaklukkan kemampuan ayam lain sesuai batasan saat yang di tetapkan akan keluar sebagai juara. Seringkali ada banyak ayam yang sampai jatuh – kemungkinan tidak sadarkan diri atau bahkan juga meregang nyawa dalam tempat. Bila itu terjadi karena itu ayam yang kuat bertahan dengan gagah berdiri ialah juaranya. Dan tentunya beberapa betaruh dan tuan ayam yang menang akan mendapatkan keuntungan yang besar atas uang taruhan yang di mengumpulkan di meja taruhan saat sebelum laga barusan diawali.

Related Post